WartaKarawang.co.id

Niat & Tata Cara Salat Lailatulqadar, Malam yang Istimewa bagi Muslim

Ramadhan menjadi bulan penuh keberkahan. Bulan dimana umat Islam di seluruh penjuru dunia yang sudah baligh dan mampu diwajibkan untuk berpuasa sebulan penuh, sehingga tidak heran jika momen ini dimanfaatkan untuk meraih berkah dan ridho Allah Subhana wa Ta’ala.

Selain itu, Ramadhan juga disebut sebagai bulannya Al Quran. Karena memang Al Quran pertamakali diturunkan kepada Nabi Muhammad shollallahu ‘alaihi wassallam pada bulan Ramadhan. Bukan hanya itu, di bulan Ramadhan juga terdapat Lailatur Qadar. Lantas, apa itu malam Lailatur Qadar? Lailatur Qadar adalah malam yang lebih baik dari seribu bulan.

Tanda – Tanda Lailatur Qadar

Walaupun Lailatur Qadar menjadi rahasia Allah, umat Islam diberi petunjuk untuk memprediksikan kapan malam yang lebih baik dari seribu bulan itu tiba, yakni, keesokan harinya setelah Lailatur Qadar. Dimana, suasana di pagi harinya akan tenang dengan cahaya matahari yang redup (tidak panas). 

Diriwayatkan dari jalur Ubay bin Ka’ab, yang berkata, “Lailatur Qadar itu adalah malam, ketika Rasulullah memerintahkan kami untuk menegakkan sholat di dalamnya, malam itu adalah malam yang cerah yaitu malam ke-27 (dari bulan Ramadhan). Dan tanda-tandanya ialah, pada pagi harinya matahari terbit berwarna putih tanpa sinar yang terik menyilaukan.’ (HR. Muslim No. 1272).

Selain itu, tanda Lailatur Qadar adalah pada malam hari langit sangat bersih. Hawanya tidak dingin maupun tidak panas. Hal ini diperoleh berdasarkan riwayat dari Ibnu Abbas, “Sesungguhnya Rasulullah bersabda tentang (tanda-tanda) Lailatur Qadar (yaitu) malam yang mudah, indah, tidak (berhawa) panas atau dingin, matahari terbit (pada pagi harinya) dengan cahaya kemerahan (tidak terik).” (HR. Bukhari).

Kemuliaan Lailatur Qadar

Allah Subhana wa Ta’ala berfirman :

Artinya : “Sesungguhnya Kami menurunkannya (Al-Quran) pada malam Lailatur Qadar. Tahukah kamu, apakah malam qadar itu? Malam qadar adalah lebih baik daripada seribu bulan. Pada malam itu, turunlah malaikat-malaikat dan Jibril dengan izin Tuhan mereka, (membawa segala urusan), (seluruh malam itu) sejahtera sampai terbit fajar.” (QS. Al Qadr : 1-5).

Dari keterangan ayat di atas, menunjukkan bahwa kemuliaan Lailatur Qadar itu adalah merupakan awal diturunkannya Al Quran, nilainya yang lebih baik dari seribu bulan, diturunkannya malaikat untuk mengatur segala urusan, dan diliputi kesejahteraan hingga terbit fajar.

Keutamaan Lailatur Qadar lainnya juga terdapat dalam sebuah hadits yang diriwiyatkan oleh Imam Bukhari. Dimana, dosa-dosa yang pernah dilakukan pun akan terampuni pada malam tersebut.

Rasulullah shollallahu ‘alaihi wassallam bersabda :

“Barangsiapa sholat pada Lailatur Qadar karena iman dan mengharapkan pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lampau.” (HR. Imam Bukhari).

Perbanyak Beribadah dan Berdoa di Akhir-Akhir Ramadhan

Memang tidak diketahui secara pasti kapan terjadinya, tapi malam Lailatur Qadar diyakini terjadi pada malam ganjil dalam salah satu dari 10 hari terakhir di bulan Ramadhan.

Oleh karena itu, perbanyaklah beribadah di akhir-akhir Ramadhan. Selain itu, jangan lupa juga memperbanyak doa ampunan pada Allah.

Dari Aisyah, beliau radhiyallahu ‘anha berkata :

“Wahai Rasulullah, apa pendapatmu jika aku mengetahui suatu malam adalah Lailatur Qadar. Apa yang mestu aku ucapkan saat itu? “Beliau menjawab, “Katakanlah : ‘Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu anni’ (artinya : Ya Allah, Engkau Maha Memberikan Maaf dan Engkau suka memberikan maaf – menghapus kesalahan), karenanya maafkan aku-hapuslah dosa-dsaku).” (HR. Tirmidzi no. 3513, Ibnu Majah no. 3850, dan Ahmad 6 : 171, shahih).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *