Masyarakat Minta Wakil Gubernur Lihat Langsung Kondisi Abrasi Pantai Ciparanti

indonesiasatu, 15 Sep 2019, PDF
Share w.App T.Me
INDONESIASATU.CO.ID:

PANGANDARAN - kunjungan kerja saya ke Pangandaran ini, atas nama pimpinan Jawa barat, dan ternyata benar adanya bahwa abrasi di pantai ciparanti ini sudah sangat membahayakan, artinya ini memang harus segera di pasang batu Border agar ombak laut samudra hindia ini tidak serta Merta menggerus dan memutus jalan raya nasional.

Demikian dikatakan UU  Ruzhanul ulum selaku  wakil gubernur Jawa barat ketika diwawancarai wartawan indonesiasatu, di depan TPI  ketika sedang meninjau pendaratan perahu di pantai legokjawa kecamatan Cimerak kabupaten Pangandaran, jum'at 13 September 2019. 

Dalam kunjungan kerjanya ke Pangandaran, wakil gubernur Jawa barat UU Ruzhanul ulum mengunjungi, Curug sawer, abrasi pantai ciparanti dan abrasi  pendaratan perahu di legokjawa kecamatan Cimerak kabupaten pangandaran yang juga didampingi oleh beberapa pejabat pemprov jawa barat dan beberapa pejabat Pemkab Pangandaran. 

Dalam dialognya dengan wakil gebernur, Ajam selaku tokoh nelayan legokjawa meminta agar pemerintah segera mengeruk muara sungai yang tertimbun tumpukan pasir. 

Sudah lama kami nelayan tidak bisa memasukan perahu ke sungai dan tepaksa perahu ditambatkan di pinggir pantai, bila di musim ombak besar kadang perahu kami rusak dihantam ombak." Keluhnya.

Untuk kenyamanan dan keamanan para nelayan, "Kami nelayan legokjawa  minta pemerintah untuk  segera membangun breakwater.

Apabila mau melaut, karena di depan ombak besar kadang perahu kami retak retak akibat loncat loncat dan jatuh di hantam ombak. " Ungkap Ajam.

Dikatakan UU, untuk penanggulangan abrasi di pantai citotok pasir gede ciparanti kecamatan cimerak ini, sekalipun ada kewenangan pemerintah pusat, tetapi disitu ada kewenangan pemerintah provinsi juga, sehingga jika hanya menunggu dari pusat, khawatir ada anggapan ini dan itu dari masyarakat dan kemungkinan bisa lama juga untuk realisasinya. 

" Kalau abrasi ini dibiarkan, kata masyarakat, jalan pun yang jaraknya cuma beberapa meter dari bibir pantai, akan terkikis dan jalan nasional bisa terputus." Ujar UU.

Kemudian lanjut UU, dirinya juga meninjau Curug sawer, dusun ciwalini desa ciparanti kecamatan Cimerak, kata UU, di Curug sawer itu jika dibangun, disitu ada tiga manfaat, pertama untuk pengairan ke beberapa desa, kalau sudah diatas 3000 hektar, kewenangannya itu ada di provinsi.

Di Curug sawer itu sudah banyak pengunjung yang datang, dan itupun, kata UU, merupakan tugas dirinya dan kang Emil (gubernur) untuk menggali potensi wisata yang minimal 10 desa per kabupaten kota untuk ditingkatkan dan dibantu agar potensi wisatanya bisa bermanfaat. 

Bendungan curug sawer juga airnya bisa dimanfaatkan untuk pembangkit tenaga listrik, " ujarnya.

Untuk penanganan abrasi di pantai ciparanti, abrasi pendaratan perahu di legok Jawa dan pembangunan  Curug sawer, menurut UU, harus menggunakan technologi canggih.

Apabila hanya ditangani asal-asalan, manfaatnya nanti tidak akan lama, technologi ini pun harus dikaji dahulu dan tidak bisa dikerjakan sekarang. Untuk pembangunan alat penahan abrasi diharapkan bisa selesai tahun depan, tapi untuk DED nya (detail engineering design) nya  bisa selesai tahun ini, "ujarnya. (Anton AS)

 

PT. Jurnalis Indonesia Satu

Kantor Redaksi: JAKARTA - Jl. Terusan I Gusti Ngurah Rai, Ruko Warna Warni No.7 Pondok Kopi Jakarta Timur 13460

Kantor Redaksi: CIPUTAT - Jl. Ibnu Khaldun I No 2 RT 001 RW 006 Kel Pisangan Kec Ciputat Timur (Depan Kampus UIN Jakarta)

+62 (021) 221.06.700

(+62821) 2381 3986

jurnalisindonesiasatu@gmail.com

Redaksi. Pedoman Siber.
Kode Perilaku.

Mitra Kami
Subscribe situs kami
Media Group IndonesiaSatu